Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Ilustrasi daging ayam./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menyebut tingginya harga daging ayam karena kekurangan stok. Saat ini harga daging ayam mencapai Rp42.000 per kilogram.
Kepala Disperindag Sleman Tri Endah Yitnani mengatakan tingginya harga daging ayam di pasaran diperkirakan karena ketidak seimbangan antara penawaran dan permintaan. "Saat ini juga masih musim libur sekolah. Bisa jadi, momentum kumpul keluarga, dimanfaatkan sebagian besar masyarakat untuk memasak masakan yang menggunakan daging," kata dia, Senin (25/6/2018).
Lanjutnya lagi kenaikkan daging ayam terjadi sejak sebelum Lebaran hingga saat ini. Berdasarkan pengamatan tim dari Disperindag Sleman. Selain itu, indikasi lain yang menyebabkan tingginya harga ayam adalah karena anakan ayam juga masih terbatas. Untuk itu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman.
Di sisi lain Endah membenarkan jika harga daging ayam saat ini masih tinggi. Berdasarkan pantauan di beberapa pasar tradisional besar, harga daging ayam berkisar antara Rp 40.000 hingga Rp42.000 per kilogram.
Sebelumnah salah seorang pedagang daging di Pasar Purwomartani, Kalasan, Irmayati mengatakan kenaikkan harga daging ayam sudah terjadi sejak sepekan sebelum Lebaran. Sebelumnya harga daging ayam berkisar Rp35.000-36.0000 per kilogram. Dan sepekan sebelum Lebaran harganya terus naik hingga saat ini harganya mencapai di angka Rp42.000.
"Naik sejak sebelum Lebaran. Dan terus naik sampai sekarang. Kemungkinan harganya masih tetap tinggi sampai akhir bulan ini," kata dia.
Menurutnya kenaikkan harga daging ayam ini karena sepekan setelah Lebaran permintaan daging ayam masih tetap tinggi, sedangkan stok daging ayam sangat terbatas. Hal itu menurutnya menjadi salah satu faktor penyebab harga daging ayam tetap stabil tinggi.
Kendati harganya tinggi, tetapi tidak terlalu berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Karena dalam sehari Irma mampu menjual 50 kilogram daging ayam. Ada pembeli yang belinya tetap dalam jumlah besar. Biasanya untuk dagang. Namun untuk rumah tangga lebih memilih membeli beberapa potong saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Prancis umumkan skuad Piala Dunia 2026. Camavinga dan Kolo Muani dicoret, Mbappe tetap jadi andalan utama Les Bleus.